Analisis Investasi Dan Kelayakan Industri Kecil Kecap “CAP BAWANG”di Kabupaten Magetan (121)

v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}

Normal
0

MicrosoftInternetExplorer4

st1\:*{behavior:url(#ieooui) }

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;}

Indonesia saat ini adalah negara yang dikategorikan sebagai negara yang berkembang.
Semakin banyak teknologi canggih yang digunakan dan banyak industri yang didirikan,
perubahan teknologi dan perkembangan dunia industri yang cukup pesat mengakibatkan persaingan  diberbagai
 jenis  industri   yang  semakin  ketat.
 Dengan  melihat  situasi
persaingan
 sekarang
 ini,
 terobosan
 baru  dalam
 dunia   usaha  memang
 dirasa  perlu
menyajikan apa yang diinginkan dalam kebutuhan konsumen.
Indonesia     sebagai     salah     satu    negara     berkembang     dalam
melaksanakan
pembangunan tidaklah lepas dari masalah yang sering dihadapi oleh negara yang sedang berkembang
 lainnya. Masalah yang dihadapi negara sedang berkembang saat ini adalah masalah  bagaimana   meningkatkan
 kesejahteraan  masyarakat  dengan
 memanfaatkan
sumber daya alam dan sumber daya manusia yang tersedia.

Sumber daya alam yang ada di Indonesia sangat beraneka ragam seperti halnya kedelai, dimana kedelai ini mempunyai peluang yang sangat besar, yang digunakan untuk bahan utama pembuatan kecap, tahu, tempe, dan lainlain. Sedangkan dalam sumber daya manusia, mereka mampu memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Indonesia, seperti
halnya dalam pengolahan kecap.
Dalam pengelohan kecap ini dapat dikembangkan oleh industri, dimana industri
kecap  ini tidak  saja ditujukan kepada industri yang 
besar  saja, tetapi ditujukan pula kepada industri sedang dan industri kecil, sebab pada kenyataannya industri sedang, dan
industri kecil adalah industri yang  masih sangat  diperlukan untuk dapat  memberikan kesempatan kerja dan sekaligus pemerataan pendapatan ditingkat masyarakat.
Industri kecil sangat penting, karena industri kecil dapat  memberikan manfaat
sosial  yang
 berarti
 bagi  perekonomian,
 terutama  perekonomian  Indonesia.  Manfaat pertama
 :
 Industri  kecil   dapat
 menciptakan
 peluang
 berusaha  yang
 luas
 dengan pembiayaan yang relatif murah. Kedua :  Industri kecil turut mengambil peranan dalam
peningkatan  dan
 mobilisasi
 tabungan
 domestik.
 Ketiga
 :
 Industri
 kecil  mempunyai kedudukan  komplementer  terhadap  industri  besar  dan
 sedang,
 karena
 industri
 kecil menghasilkan produk yang relatif murah dan sederhana, yang biasanya tidak dihasilkan
oleh industri besar dan sedang.
Industri kecil merupakan jalan keluar dari banyaknya tenaga kerja, sementara luasnya  lapangan
 pekerjaan  yang
 terbatas.
 Industri
 kecil
 dipedesaan
 yang  berbasis pertanian mempunyai
 peranan penting dalam meningkatakan perekonomian. Sebagian
besar permasalahan yang dihadapi  industriindustri kecil yaitu rendahnya produktifitas
dan
kurangnya pengusaha teknologi, permodalan dan manajemen.
Industri
 kecil
 kecap
 yang  berada
 di  Kabupaten         Magetan
 pada  khususnya
mempunyai peranan yang tidak kalah penting dengan industriindustri lainnya. Yang mana
 dengan   pengembangan
 selanjutnya  bisa  memberikan
 tambahan  income  dan
pendapatan khususnya di Kabupaten Magetan. Jika usaha ini dikembangkan dengan baik pasti akan menguntungkan, karena
 konsumen kecap di Kabupaten Magetan sangat luas mencakup strata sosial. Kecap CAP BAWANG ini tidak hanya dikonsumsi oleh kelas bawah dan menengah saja, tetapi juga kelas atas kecap CAP
 BAWANG
 ini dikenal
masyarakat karena disamping harganya yang murah juga banyak digemari masyarakat
dan
kecap sendiri bisa memberikan nilai gizi yang penting.

Dalam industri kecil, perlu adanya penanganan mengenai biaya dan pendapatan, dimana biaya ini digunakan untuk mengetahui jumlah pengeluaran yang dilakakukan oleh industri kacil kecap, dan
 sedangkan pendapatan digunakan untuk  mengetahui jumlah
penerimaan yang diterima oleh industri kecil kecap.  Selain dari biaya dan pendapatan,
studi kelayakan juga diperlukan oleh industri kecil, untuk digunakan sebagai tolak ukur
oleh pengusaha industri kecil, apakah layak diteruskan atau tidak  diteruskan, sehingga
apabila industri kecil tersebut  mengalami kerugian maka industri kecil tersebut  tidak
layak diteruskan, dan sebaliknya apabila industri kecil tersebut mengalami keuntungan maka industri kecil tersebut layak diteruskan atau memproduksi secara terusmenerus.
Dengan
 melihat
 uraian
 diatas,
 maka
 penulis
 mengangkat
 judul
 ANALISIS
INVESTASI
 DAN  KELAYAKAN INDUSTRI
 KECIL KECAP CAP
 BAWANG di KABUPATEN MAGETAN.
Untuk mendapatkan file lengkap dalam bentuk MS-Word, (bukan pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File
atau klik disini
  1. #1 by herti abi mustofa on 20 Juni 2012 - 20:28

    terima kasih atas informasinya !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: